PREDIKSI KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH DI UPT PUSKESMAS RAWAT INAP ALABIO
Abstract
ABSTRAK
Penyakit jantung dan pembuluh darah merupakan penyebab nomor satu kematian secara global. Tindakan pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah dapat dilakukan dengan pengendalian faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah yang dapat diubah. Salah satu upaya pencegahan, pengendalian, dan tata laksana dapat menggunakan Carta Prediksi Faktor Risiko WHO (SEAR B). Tujuan: Mengetahui prediksi kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah dengan menggunakan Carta Prediksi Faktor Risiko WHO (SEAR B) di UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel adalah pasien hipertensi di UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio pada bulan November–Desember 2021 yang berjumlah 78 orang, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi Carta Prediksi Faktor Risiko (SEAR B) dan analisis data secara univariat. Hasil: Analisis menggunakan analisis Carta Prediksi Faktor Risiko WHO (SEAR B), sebagian besar responden memiliki risiko rendah atau berwarna hijau = < 10% sebanyak 57 orang (73,1%). Sangat sedikit responden berada pada risiko tinggi atau oranye = 20%–< 30% dan sangat tinggi atau merah = 30–< 40%, yaitu sama-sama sebanyak 2 orang (2,6%). Diskusi: Pengobatan secara rutin dapat dilakukan karena merupakan salah satu pilar utama untuk mengontrol kadar gula darah, tekanan darah, lipid, dan berat badan sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi dan menurunkan risiko kejadian penyakit kardiovaskular. Kesimpulan: Pasien dapat melakukan upaya preventif dan pengobatan secara rutin untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Kata Kunci: Carta, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah
Prediction of Incidence of Heart and Vascular Diseases in Technical Implementation Unit of Alabio Inpatient Public Health Center
ABSTRACT
Heart and vascular diseases are the number one cause of death globally. Heart and vascular diseases can be prevented by controlling modifiable risk factors for heart and vascular diseases. One of the prevention, control, and management efforts is the WHO Risk Factor Prediction Chart (SEAR B). Objective: To identify the prediction of the incidence of heart and vascular diseases by using the WHO Risk Factor Prediction Chart (SEAR B) at the Technical Implementation Unit of Alabio Inpatient Public Health Center. Methods: This research employed a descriptive-analytic method with a cross-sectional design. Samples were hypertension patients at the Technical Implementation Unit of Alabio Inpatient Public Health Center in November-December 2021, numbering 78 people. The samples were taken using a purposive sampling technique. Data were collected using the Risk Factor Prediction Chart observation sheet (SEAR B) and analyzed univariately. Results: The results of analysis using the WHO Risk Factor Prediction Chart analysis (SEAR B) indicated that most respondents had low risk or green = <10%, 57 people (73.1%). Very few respondents were at high risk or orange = 20% – < 30% and very high risk or red = 30–< 40%, both of which occurred in 2 samples (2.6%). Discussion: Routine treatment can be given because it is one of the main pillars for controlling blood sugar levels, blood pressure, lipids, and body weight to prevent complications and reduce the risk of cardiovascular disease incidence. Conclusion: Patients can take preventive measures and routine treatment to reduce the risk of cardiovascular diseases.
Keywords: Chart, hypertension, heart and vascular diseases
Full Text:
PDFReferences
Aini, F. N., Wicaksana, A. L., & Pangastuti, H. S. (2020). Tingkat Risiko Kejadian Kardiovaskular pada Penyandang Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 4(3): 182-192.
Anggraini, D. D., & Hidajah, A. C. (2018). Hubungan antara Paparan Asap Rokok dan Pola Makan dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Perempuan Usia Produktif. Amerta Nutr, 2(1): 10-16.
Aquarista, N. C. (2017). Perbedaan Karakteristik Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan dan Tanpa Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(1): 37-47.
Arianie, C.P. (2019). Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Jakarta: P2PTM.
Benalia, M., Zeller, M., Mouhat, B., & Guenancia, C., Yameogo, V., Greco, C., …, & Cottin, Y. (2019). Glycaemic Variability is Associated with Severity of Coronary Artery Disease in Patients with Poorly Controlled Type 2 Diabetes and Acute Myocardial Infarction. Diabetes & Metabolism, 45: 446-452.
BPJS. (2017). JKN-KIS Cegah Masyarakat Jatuh Miskin Akibat Penyakit ‘Mahal’. Jakarta: BPJS Kesehatan.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2020). Data Sistem Informasi Penyakit Tidak Menular (SIPTM). Banjarmasin: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan 2020.
Direktorat Pecegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM). (2016). CARTA Prediksi Risiko Mengalami Kejadian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fatal atau Non Fatal dalam Kurun Waktu 10 Tahun Mendatang. Retrieved from https://p2ptm.kemkes.go.id/dokumen-p2ptm/carta-prediksi-risiko-mengalami-kejadian-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah-fatal-atau-non-fatal-dalam-kurun-waktu-10-tahun-mendatang
Emor, E. E., Panda, A.L., & Pangemanan, J. (2017). Prediksi Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskuler Aterosklerotik pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Penyakit Dalam RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal e-Clinic (eCL), 5(2): 163-169.
Hinonaung, J. S. H., Gobel, I., Walembutu, M., & Surudani, C. (2018). Usia dan Riwayat Penyakit Keluarga Berisiko Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Kampung Petta Selatan. Jurnal Ilmiah Sesebanua, 2(2): 85-88.
Jumayanti, Wicaksana, A. L., & Sunaryo, E. Y. A. B. (2020). Kualitas Hidup Pasien dengan Penyakit Kardiovaskular di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan, 13(1): 1-12.
Kamilla, L., & Salim, M. (2018). Hubungan Kadar Kolesterol Total dan Hipertensi dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa, 2(2): 99-103.
Kemenkes RI. (2015). Petunjuk Teknis Surveilans Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan Direktorat Pengendalian penyakit Tidak Menular.
Kemenkes RI. (2019). Hipertensi Penyakit Paling Banyak Diidap Masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Khoramdad, M., Vahedian-azimi, A., Karimi, L., Rahimi-Bashar, F., Amini, H., & Sahebkar, A. (2020). Association between passive smoking and cardiovascular disease: A systematic review and meta-analysis. International Union of Biochemistry and Molecular Biology, 72: 677-686.
Lina, N., & Saraswati, D. (2019). Deteksi Dini Penyakit Jantung Koroner di Pos Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 15(2): 93-104.
Mirza, A. J., Taha, A. Y., & Khdhir, B. R. (2018). Risk Factors for Acute Coronary Syndrome in Patients Below the Age of 40 Years. The Egyptian Heart Journal, 70: 233-235.
Murphy, E. (2011). Estrogen Signaling and Cardiovaskular Disease. Circulation, 109(2): 687-696.
Peters, S. A. E., Muntner, P., & Woodward, M. (2019). Sex Differences in the Prevalence of, and Trends in, Cardiovascular Risk Factors, Treatment, and Control in the United States, 2001 to 2016. Circulation, 139: 1025-1035.
Putri, I. S., Brahmantya, I. B. Y., Dwipayana, I. M. P., Saraswati, M. R., & Wirawarn, I. M. A. W. (2020). Gambaran Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskular pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kota Denpasar. Jurnal Medika Udayana, 9(11): 62-67.
Rachmiaty, R., & Suryani, E. (2019). Deteksi Dini Risiko Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah dengan Carta Prediksi WHO di Kabupaten Pandeglang, Banten. Jurnal Pencegahan dan Pengendalian penyakit, 9: 1-8.
Septiani, V. E., Wicaksana, L. A., & Sunaryo, E. Y. A. B. (2018). Gambaran Tingkat Risiko Penyakit Kardiovaskular di Wilayah Kerja Puskesmas Mlati Sleman Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 2(2): 114-124.
Syalfina, A. D. (2017). Body Mass Index (BMI) dan Lama Menopause Berpengaruh terhadap Kualitas Hidup Menopause (Studi Di Desa Karang Jeruk Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto). Hospital Majapahit, 9(1): 28-42.
UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio. (2021). Data Primer Kunjungan Penderita Hipertensi & Diabetes Melitus. Tidak di publikasikan.
Wicaksana, A., Septiani. V., Artawan, I. P. A., Jumayanti., Destiana, A. K., & Lulu, L. (2017). Pedoman Pengkajian dan Pengelolaan Risiko Kardiovaskular-versi Bahasa Indonesia. Retrieved from: https://www.researchgate.net/publication/321330134_ Pedoman_Pengkajian_dan_PengelolaanRisiko_Kardiovaskular_-_versi_Bahasa_Indonesia.
World Health Organization (WHO) (2016). Cardiovascular Diseases (CVDs). Retrieved from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds).
DOI: http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v8i1.360
Article Metrics
Abstract view : 3276 timesPDF - 2231 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal PPNI (P-ISSN: 2503-1376 ; E-ISSN: 2549-8576)
Published by PPNI
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)







