HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN MOTIVASI KADER POSYANDU LANSIA DALAM MELENGKAPI PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT
Abstract
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi dengan motivasi kader posyandu lansia dalam melengkapi pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS). Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah responden 103 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner persepsi dan motivasi yang menggunakan skala likert. Analisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Somers’d. Hasil: Hasil univariat menunjukkan karakteristik responden mayoritas berusia 45 – 55 tahun. Mayoritas kader berpendidikan terakhir SMA ibu rumah tangga dengan pendapatan < UMK Banyumas tahun 2024. Mayoritas kader sudah menjabat ≥ 3 tahun. Kader sudah pernah mengikuti pelatihan mengenai tata cara pengisian KMS lansia. Selain itu, semua kader telah mendapatkan insentif dan mayoritas mendapatkan satu tahun sekali. Mayoritas kader memiliki persepsi dengan kategori sedang sebesar 85,4% dan motivasi dengan kategori rendah sebesar 56,3%. Analisis uji Somers’d diperoleh hasil nilai p-value = 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara persepsi dan motivasi kader dalam melengkapi pengisian KMS. Kekuatan hubungan termasuk dalam kategori sedang dengan nilai r = 0,429 dan menunjukkan arah hubungan positif. Diskusi: Motivasi kader posyandu lansia yang rendah dalam melengkapi pengisian KMS menghambat pemantauan kesehatan lansia. Motivasi ini dipengaruhi oleh persepsi keyakinan diri kader terhadap kemampuan yang dimiliki. Kesimpulan: Semakin baik persepsi kader, maka motivasi kader dalam melengkapi pengisian KMS cenderung meningkat.
Kata Kunci: Kader, Kartu Menuju Sehat (KMS), motivasi, persepsi, posyandu lansia.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abate, M., Mulissa, Z., Magge, H., Bitewulign, B., Kiflie, A., Biadgo, A., Parry, G., & Hirschhorn, L. R. (2022). Key factors influencing motivation among health extension workers and health care professionals in four regions of Ethiopia: A cross-sectional study. PLOS ONE, 17(9), e0272551. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0272551
Agustina, D. (2009). Pengaruh pelatihan kader tentang pengisian KMS terhadap perubahan perilaku kader posyandu balita di Desa Karang Jeruk Jatirejo Mojokerto. Skripsi, Universitas Airlangga. Repository Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/121215/
Anton, M. (2024). Pengaruh pelatihan dan pemberian insentif terhadap kinerja kader kesehatan melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Jurnal Syntax Admiration, 5(3), 732–749. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i3.1058
Bratajaya, C. N. A., Dwiyanti, U., Mardianti, T., & Asep. (2021). Analisis peran kader kesehatan pada kesejahteraan lansia penderita diabetes mellitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Medika drg. Suherman, 3(1), 1–10.
Fahmi, M. A. (2021). Pengaruh self efficacy dan perceived organizational support terhadap kinerja karyawan melalui motivasi. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia, 12(1), 77–99.
Fatmawati, N. L. (2012). Hubungan motivasi kader dengan pelaksanaan peran kader posyandu di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Skripsi, Universitas Jember. Repository Universitas Jember. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3195
Gurugala, S. H. S. (2023). The purpose of this study is to determine the effect of the perception of organizational support and work demands on work stress with work motivation as a mediation variable. Jurnal Multidisiplin Indonesia Organisasi, 2, 3474–3489.
Hafizoglu, A. (2019). The role of students’ motivation in the relationship between perceived learning environment and achievement in science: a mediation analysis. Science Education International, 30(4), 251–260. https://doi.org/10.33828/sei.v30.i4.2
Indrawati, P. A. (2018). Pengaruh pelatihan kader kesehatan jiwa terhadap persepsi kader dalam merawat orang dengan gangguan jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 6(2), 71–75.
Istifada, R., & Rekawati, E. (2019). Peran kader kesehatan dalam promosi pencegahan komplikasi hipertensi di wilayah perkotaan: Literatur review. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 7(1), 28-40.
Kemenkes, RI. (2011). Pedoman umum pengelolaan posyandu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. (2021). Petunjuk teknis pelaksanaan posyandu lanjut usia dan posbindu PTM terintegrasi. Jakarta:
Ningsih, E. S., Aisyah, S., Rohmah, E. N., & Sandana, K. N. S. (2022). Peningkatan peran kader dalam posyandu lansia. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(1), 191–197. https://doi.org/10.32528/humantech.v2i1.1137
Nurhayati, Y. (2024). Analisis faktor yang berkaitan dengan kinerja kader posyandu: studi pada kelompok kader posyandu di wilayah Puskesmas Pamotan Kabupaten Rembang. EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 652–659.
Rachmawati, W. C. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Penerbit Wineka Media.
Raniwati, L. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di wilayah kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Jurnal Indonesia Kebidanan, 6, 106–117.
Riyadi, S., Sukrillah, U. A., & Haryati, W. (2019). Pentingnya peran kader kesehatan pelayanan kesehatan di Posyandu. Jurnal Keperawatan Mersi, 8(2), 31-36.
Sari, I. K. (2018). Relationship between motivation and incentives with posyandu cadre performance . Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 9(1).
Siregar, D. S. (2019). Hubungan pengetahuan dan motivasi kader posyandu dengan keaktifan kader dalam kegiatan posyandu di Puskesmas Rasau Kecamatan Torgamba Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Skripsi, Institut Kesehatan Helvetia.
Ulfah, M. (2019). Analisis faktor yang memengaruhi intensi masyarakat terhadap bantuan hidup dasar pada korban kecelakaan lalu lintas berdasarkan theory of planned behavior.Skripsi, Universitas Airlangga.
Widodo, M. D., Candra, L., & Elmasefira, E. (2020). Evaluasi program posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Kec. Bukit Raya Kota Pekanbaru Tahun 2019. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 11-19.
DOI: http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v10i2.640
Article Metrics
Abstract view : 581 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 257 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal PPNI (P-ISSN: 2503-1376 ; E-ISSN: 2549-8576)
Published by PPNI
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)







