FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELULUSAN DALAM UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI) DI REGIONAL SULAWESI

Takdir Tahir

Abstract


ABSTRAK

Tujuan penelitian : Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelulusan dalam pelaksanaan UKNI di institusi regional Sulawesi.

Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan model pendekatan Cross Sectional Study. Sebanyak 72 orang lulusan  ners sebagai sampel dari berbagai institusi keperawatan di wilayah Sulawesi,  pengambilan sampel dilakukan secara kluster sampling, lalu diberikan kuesioner saat brefing H-1 sebelum Ujian Kompetensi Ners.  Uji statistik yang digunakan yaitu uji Pearson Correlation dengan tingkat kemaknaan  p-value =0.05

Hasil: Ada hubungan kesiapan ujian (p=0.001), try out UKNI (p=0.03), prestasi akademik (p=0.03), peran institusi (p=0.005) dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners dan  tidak ada hubungan kondisi fisik   (p=0.555),  praktik profesi  dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners.

Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kelulusan uji kompetensi adalah kesiapan uji kompetensi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang terkait sistem bimbingan profesi, pemahaman blue print dengan kelulusan uji kompetensi ners.

 

Kata Kunci: Uji Kompetensi, Tingkat Kelulusan, Prestasi Akademik

 

 

ABSTRACT

Objective: Determine the factors associated with ners’s graduate rate in the implementation of the Indonesian ners competence test (UKNI) in institution at Sulawesi Methods: This study use survey analitic model with cross sectional approach. Study using a questionnaire with Guttman scale. The sampling technique using Cluster Random Sampling and obtained the number of samples in the study was 72 teenagers. The statistical test used was the Pearson Correlation test with a significance level of p-value = 0.05.Result: This study used Pearson test and obtained that there is a relationship between prepared test and graduation rate (p=0,001), academic achievement and graduation rate is related (p=0,03), physical condition and graduation rate found no correlation (p=0,555), institutional role and graduation rate is related (p = 0.005), UKNI’s try out and graduation rate is related (p=0,03). profession practice system and graduation rate found no correlation (p=0,437).Discussion  Based on this study’s result, from six factors there are four factors that related to the ners’s passing rate in implementation of UKNI. There are prepared test, academic achievement, institutional role and UKNI’s try out. The most related factor of these four is prepared test. Meanwhile, factors that have no correlation is physical condition and profession practice system. Conclusion: The most dominant factor related to the graduation of competency test is the readiness of the competency test

Keywords: UKNI, graduation rate.accademic achievement


References


DAFTAR PUSTAKA

Abdillah, A. (2016, Oktober). Analisi Faktor-faktor yang Mempengaruhi kelulusan Uji Kompetensi Ners Indonesia. Jurnal Penelitian Administrasi Publik , 373-379.

Adiwidya. (2015). Panduan Lulus Uji Kompetensi Ners Indonesia. Jakarta: Visi Media.

Adiwidya, T. V. (2015). Panduan Lulus UKNI( Uji Kompetensi Ners Indonesia) langkah mudah lolos tes profesi Keperawatan. Jakarta Selatan: Visimedia Pustaka.

AIPNI. (2010). Kurikulum kbk aipni. Depok: Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia.

Ali, M. (2009). Pendidikan untuk Pembangunan Nasional. Jakarta: Grasindo.

Boeree, C. G. (2003). Intelligence and IQ. Shippensburg University.

Dermawan, D. (2013). Pengantar Keperawatan Profesional. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Dikti. (2016, april 6). Implementasi Uji Kompetensi Nasional bidang Kesehatan sebagai Langkah Konkrit Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Kesehatan . Retrieved November 2013, 2016, from Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi: http://www.dikti.go.id/implementasi-uji-kompetensi-nasional-bidang-kesehatan-sebagai-langkah-konkrit-penjaminan-mutu-pendidikan-tinggi-kesehatan/

Dikti. (2016). Implementasi Uji Kompetensi Nasional bidang Kesehatan sebagai Langkah Konkrit Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Kesehatan. Retrieved Oktober 13, 2016, from Ristekdikti: http://www.dikti.go.id/implementasi-uji-kompetensi-nasional-bidang-kesehatan-sebagai-langkah-konkrit-penjaminan-mutu-pendidikan-tinggi-kesehatan/

Elkins, N. (2015). Predictors of Retention and Passing the National Council Liceransure Examination for Registered Nurses. Scientific Research Publishing , 218-225.

Glisky, E. .. (2007). Changes in Cognitive Function in Human Aging. In M. a. Brain Aging: Models. USA: Taylor & Francis Group, LLC.

Hadi, M. (2015). Try Out Uji Kompetensi Ners ke X. Retrieved oktober 24, 2016, from Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI): http://aipni-ainec.com/id/article_view/A20151220001/try-out-uji-kompetensi-ners-ke-x.html

HPEQ. (2013). Kerangka Acuan Kerja Try Out Uji Kompetensi Ners Tim Komponen 2. Depok: AIPNI.

HPEQ. (2015). Pendidikan Keperawatan. Retrieved Oktober 20, 2016, from Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI): http://inna-ppni.or.id/index.php/pendidikan-keperawatan

Hyland, J. R. (2012). Building on the Evidence : Interventions Promoting NCLEX Succes. Scientific Research , 231-238.

IEN. (2010). Preparing for the Registered Nurse Examination : Internationally Educated Nurses Preparing for the Registered Nurse Examination : Internationally Educated Nurses. Newfoundland: Professional Development and Conferencing Service, Faculty of Medicine.

Kariasa, I. M. (2012). Blue Print Ujian Nasional Perawat. Retrieved Oktober 15, 2016, from http://www.kmshpeq.net/doc/komp2/02_002/2_02_003/2_3_041_jun_2012_mn_blue_print_perawat.pdf

Kariasa, et al. (2014). Blue Print Uji Kompetensi Perawat Indonesia. Jakarta: AIPDIKI.

Kemendikbud. (2013). Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003. Retrieved Oktober 15, 2016, from Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan: http://sdm.data.kemdikbud.go.id/SNP/dokumen/undang-undang-no-20-tentang-sisdiknas.pdfntgl.16/12/2015

Kholifah, S., & Kusumawati, W. (2016). Hambatan Lulus Ners dalam Menghadapi Uji Kompetensi ners Indonesia. The Indonesian Journal of Health Science, 40-47.

Kusnanto. (2004). Profesi dan Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: EGC.

Landsberger, J. (2011). Retrieved November 6, 2016, from Pedoman dan Strategi untuk Belajar: http://www.studygs.net/indon/metacog.htm

Malik. (2014, September 28). Try Out Uji Kompetensi Ners Indonesia. Retrieved Oktober 28, 2016, from Tribun Timur: http://makassar.tribunnews.com/2014/09/28/try-out-uji-kompetensi-ners-indonesia

NCSBN. (2009). 2009 NCLEX® Examination Candidate Bulletin. Retrieved oktober 20, 2016, from National Council of State Boards of Nursing: http://www.msbn.ms.gov/documents/2009_nclex_candidate_bulletin.pdf

NCSBN. (2013). 2013 NCLEX ® Examination Candidate Bulletin. Retrieved oktober 20, 2016, from National Council of State Board of Nursing: https://www.ncsbn.org/089900_2016_Bulletin_Proof3.pd

Nugroho, A. S., Harjanto, T., & Purwanta. (2016). Gambaran Persepsi Mahasiswa Profesi PSIK FK UGM tentang Uji Kompetensi Ners Indonesia. 1-2.

Nurhidayah, R. E. (2009). Pendidikan Keperawatan. Medan: USU Press.

Nursalam, & Effendi, F. (2012). Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

PPNI. (2005). Standar Kompetensi. Retrieved Oktober 20, 2016, from Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI): http://inna-ppni.or.id/index.php/pendidikan-keperawatan

Pritasari, K. (2014). Peran Institusi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Lulusan yang Kompeten melalui Uji Kompetensi. Yogyakarta: BPPSDMK.

Rara, R., Usman, A. M., Bahtiar, & Lukman, N. A. (2016). Tutorial Lengkap Sukses UKOM. Makassar Sulawesi Selatan: Sibuku .

Sears, N. A., Othman, M., & Mahoney, K. (2015). Examining the relationships between NCLEX-RN performance and nursing student factors, including undergraduate nursing program performance: A systematic review. Journal of Nursing Education and Practice .

Serembus, J. F. (2016). Improving NCLEX First-Time Pass Rates: A Comprehensive Program Approach. Journal of Nursing Regulation , 38-44.

Simamora. (2009). Buku Ajar Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: EGC.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sujono, F. I. (2013). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kelulusan Ujian OSCA Keterampilan Cabut Implant Mahasiswa Semester III Mahasiswa kebidanan D3 Stikes Asyisah. Yogyakarta: STIK Asyisah Yogyakarta.

Sulistyaningsih, & Hikmah. (2012). Analisis Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Prestasi Belajar dan Uji Kompetensi Lulusan. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan , 194.

Thobroni. (2016). Belajar dan Pembelajaran Teori dan Praktek. Yogyakarta: AR-Ruzz Media.




DOI: http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v2i2.57

Article Metrics

Abstract view : 79 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
Jurnal PPNI (P-ISSN: 2503-1376 ; E-ISSN: 2549-8576)