HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN RISIKO KEJADIAN DERMATITIS KONTAK PADA PEMULUNG

I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., MNg., P.HD.

Abstract


Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan risiko kejadian penyakit dermatitis kontak pada pemulung di Denpasar. Metode: Desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah pemulung yang berada di TPA Suwung Denpasar berjumlah 175 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data yang digunakan yaitu uji univariat dan uji bivariat dengan Spearman Rho. Hasil: Dari 175 responden, 61,7% adalah laki-laki dan 38,3% adalah perempuan, serta sebagian besar berusia usia <45 tahun (57,1%). Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden memiliki personal hygiene buruk (64%), tidak menggunakan APD (66,3%), serta berisiko mengalami dermatitis kontak (65,7%). Terdapat hubungan antar variabel dengan korelasi kuat (p-value <0,001; r = -0,721 untuk personal hygiene dan -0,717 untuk penggunaan APD). Diskusi: Personal hygiene yang buruk dan penggunaan APD yang tidak lengkap pada pemulung akan berakibat rentan terhadap infeksi bakteri dan penyakit patogen penyebab dermatitis kontak. Kesimpulan: Pemulung diharapkan memerhatikan kebersihan perorangan serta menggunakan APD saat bekerja.


References


Akbar, H. (2020). Hubungan Personal Hygiene dan Pekerjaan dengan Kejadian Dermatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 1–5.

Decharat, S. (2017). Prevalence of Adverse Health Effects among Municipal Solid Waste Workers, Southern Thailand. International Journal of Occupational Hygiene, IJOH 9: 186-191.

Dewi, S., Tina, L., & Nurzalmariah, W. (2017). Hubungan Personal Hygiene, Pengetahuan dan Pemakaian Sarung Tangan dengan Kejadian Penyakit Dermatitis Kontak pada Pemulung Sampah di TPA Puuwatu Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Unsyiah, 2(6), 1-9.

Dewi, K. H. Y., Suyasa, I. G. P. D., & Rismawan, M. (2018). Pengaruh Coaching Keperawatan terhadap Kepatuhan Perawat Melakukan Cuci Tangan. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 1(1), 28–34.

Health and Safety Executive. (2019). Work-related skin disease statistics in Great Britain, 2019. Retrieved from www.hse.gov.uk/ statistics/causdis/dermatitis/skin.pdf

International Labour Organization. (2013). Pedoman Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sarana untuk Produktivitas Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Internasional Labour Office.

Isro’in, L. dan Andarmoyo, S. (2012). Personal Hygiene; Konsep, Proses dan Aplikasi Praktik Keperawatan, Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kasiati & Rosmalawati, N. W. D. (2016). Kebutuhan Dasar Manusia 1 (1st ed.). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Infodatin Situasi Kesehatan Kerja. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Provinsi Bali. (2017). Profil Kesehatan Provinsi Bali 2017. Denpasar: Kementerian Kesehatan Provinsi Bali.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Infodatin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mustikawati, I. S., Budiman, F., & Rahmawati. (2012). Hubungan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Keluhan Gangguan Kulit pada Pemulung di TPA Kedaung Wetan Tangerang. Forum Ilmiah, 9(3), 351–360.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 Tentang Alat Pelindung Diri. Jakarta: Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Nyathi, S., Olowoyo, J. O., & Oludare, A. (2018). Perception of Scavengers and Occupational Health Hazards Associated with Scavenging from a Waste Dumpsite in Pretoria, South Africa. Journal of Environmental and Public Health, 2018, 1-7. https://doi.org/10.1155/2018/9458156

Occupational Safety and Health Act. (2012). Occupational Disease Mighty Recruiter. Retrieved from https://www.mightyrecruiter.com/recruiter-guide/hiring-glossary-a-to-z/occupational-disease/&ved=2ah UKEwi1mOGBnePtAhU48XMBHWyxDVoQFjAHegQIChAB&usg=AOvVaw2Rw3Oie6rm4e4eRfNYxEzv

Pemerintah Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Penyakit Akibat Kerja. Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Prahayuni, A.P. (2018). Hubungan Personal Hygiene dan Penggunaan APD Dengan Kejadian Dermatitis pada Petani di Desa Kebonsari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun (Skripsi). STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun, Jawa Timur, Indonesia.

Putri, S. A., Nirmala G, F., & Akifah. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gejala Dermatitis Kontak pada Pekerja Bengkel Motor di Wilayah Kota Kendari Tahun 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–8.

Putri, D. D., Furqon, M. T., & Perdana, R. S. (2018). Klasifikasi Penyakit Kulit pada Manusia Menggunakan Metode Binary Decision Tree Support Vector Machine (BDTSVM) (Studi Kasus: Puskesmas Dinoyo Kota Malang). Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 2(5), 1912–1920.

Sari, N. K., Rahardjo, S. S., & Widyaningsih, V. (2019). Factors Associated with Personal Hygiene, use of Personal Protective Equipment, and the Risk of Contact Dermatitis among Scavengers: A Path Analysis Evidence from Surakarta, Central Java. Journal of Health Promotion and Behavior, 4(3), 198–211. https://doi.org/10.26911/thejhpb.2019.04.03.05

Srisantyorini, T., & Cahyaningsih, N. F. (2019). Analisis Kejadian Penyakit Kulit pada Pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kelurahan Sumur Batu Kecamatan Bantar Gebang Kota Bekasi. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(2), 135.https://doi.org/10.24853/jkk.15.2.135-147

UPTD Pengelolaan Sampah Provinsi Bali. (2019). Laporan Monitoring dan Informasi TPA Sarbagita. Denpasar: UPTD Pengelolaan Sampah Provinsi Bali.

Wardani, H. K., Mashoedojo, & Bustamam, N. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Pekerja Proyek Bandara. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 7(2), 249–259. https://doi.org/10.20473

Widianingsih, K., & Basri, S. (2017). Kejadian Dermatitis Kontak pada Pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Pecuk Indramayu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 45–52.

Wistari, M. H. (2015). Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Risiko Kejadian Dermatitis Kontak pada Pekerja Pengangkut Sampah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar Tahun 2015 (Skripsi). Sekolah Tinggi Kesehatan Bali, Bali, Indonesia.

Yolanda, R., Ferusgel, A., & Nuraini. (2018). Pengaruh Promosi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Medan Marelan. An-Nadaa, 51–57.




DOI: http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v6i3.292

Article Metrics

Abstract view : 190 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 100 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
Jurnal PPNI (P-ISSN: 2503-1376 ; E-ISSN: 2549-8576)