Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

PENGALAMAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PADA MASA KEHAMILAN

Irna Nursanti, Dea Aprilya, Dewi Anggraini, Giri Widakdo

Abstract


Kekerasan dalam rumah tangga adalah perbuatan yang dilakukan terhadap seseorang dalam bentuk fisik, verbal, seksual, dan psikologis yang menyebabkan penderitaan dan penelantaran rumah tangga. Tujuan: Mengetahui lebih dalam tentang pengalaman perempuan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) pada masa kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Kampung Kawat, Kalimantan Barat. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Penentuan partisipan menggunakan purposive sampling dan snow ball.  Sebanyak 8 partisipan terlibat dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan cara in-depth interview dengan menggunakan catatan lapangan dan perekam suara.  Data dianalisis dengan metode Colaizzi.  Hasil: Penelitian ini menghasilkan 6 tema yaitu bentuk kekerasan yang diterima oleh responden selama menjadi korban KDRT pada masa kehamilan, Masalah yang timbul pada kehamilan akibat KDRT, Mekanisme koping yang dilakukan korban KDRT, Perasaan yang dirasakan responden sebagai korban KDRT, Penyebab terjadinya KDRT pada masa kehamilan, Hal-hal yang diinginkan responden terhadap pelayanan kesehatan. Diskusi: pengalaman perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga pada masa kehamilan memberikan dampak buruk terhadap ibu maupun janin. Hal-hal tersebut terlihat pada ungkapan-ungkapan yang diberikan partisipan bahwa perbuatan yang mereka terima masih membekas hingga saat ini, meskipun sudah tidak membekas pada fisik, namun masih membekas pada batin. Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat dikembangkan pada penelitian lebih lanjut dan menjadi tambahan informasi dalam dunia pendidikan, serta menambah wawasan dan motivasi perawat maternitas dalam memberikan asuhan keperawatan, misalnya pendampingan pada pasangan yang menikah di usia muda dengan memberikan edukasi terkait kesiapan pasangan dalam memasuki kehidupan berumah tangga.

Kata Kunci: Kehamilan, kekerasan dalam rumah tangga, perempuan

Experience of Women Suffering from Domestic Violence During Pregnancy

ABSTRACT

Domestic violence is a physical, verbal, sexual, and psychological act committed against a person which causes suffering and neglect of the household. Objective: To reveal further the experience of women suffering from Domestic Violence during pregnancy in the working area of the Kampung Kawat Public Health Center, West Kalimantan. Methods: This research employed a phenomenological approach. Participants were taken using purposive sampling and snow ball. 8 participants were involved in this research. Data was collected by means of in-depth interviews using field notes and voice recorders. Data were analyzed by using the Colaizzi method. Results: This research resulted in 6 themes, namely forms of violence received by respondents while being victims of domestic violence during pregnancy, problems arising in pregnancy due to domestic violence, coping mechanisms performed by victims of domestic violence, feelings experienced by respondents as victims of domestic violence, causes of domestic violence during pregnancy, things that respondents wanted from health services. Discussion: The experience of women suffering from domestic violence during pregnancy has a negative impact on the mother and fetus. These can be seen in their expressions that the actions they receive are still imprinted today. Although no longer physically imprinted, but they are still imprinted on the mind. Conclusion: The research results can be developed in further research and serve as additional information in education, as well as add insight and motivation for maternity nurses in providing nursing care, for example mentoring couples who marry at a young age by providing education about the readiness of couples to enter a married life.

Keywords: Pregnancy, domestic violence, women


References


Antoniou, E. & Iatrakis, G. (2019). Domestic violence during pregnancy in Greece. International journal of environmental research and public health, 16(21), 4222.

Garg, S., Singh, M. M., Rustagi, R., Engtipi, K., & Bala, I. (2019). Magnitude of domestic violence and its socio-demographic correlates among pregnant women in Delhi. Journal of family medicine and primary care, 8(11), 3634.

Garnweidner-Holme, L. M., Lukasse, M., Solheim, M., & Henriksen, L. (2017). Talking about intimate partner violence in multi-cultural antenatal care: a qualitative study of pregnant women’s advice for better communication in South-East Norway. BMC pregnancy and childbirth, 17(1), 1-10.

Graham-Kevan, N., & Archer, J. (2011). Violence during pregnancy: Investigating infanticidal motives. Journal of Family Violence, 26(6), 453.

Handayani, T. L. (2017). Memahami dan Pemberian Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga. Prosiding Peningkatan Keilmuan Solusi Tantangan Profesi Kesehatan. Retrieved from http://research-report.umm.ac.id/index.php/research-report/article/view/1355 http://research-report.umm.ac.id/index.php/research-report/article/view/1355

Hotifah, Y. (2011). Dinamika Psikologis Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Personifikasi, 2(1), 62-75.

Kataoka, Y. & Imazeki, M. (2018). Experiences of being screened for intimate partner violence during pregnancy: a qualitative study of women in Japan. BMC women's health, 18(1), 1-9.

Leasa, E. Z. (2019). Aspek Legal Spirit Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Sasi, 24(2), 168-178.

Mahapatro, M., Gupta, R. N., & Gupta, V. (2012). The risk factor of domestic violence in India. Indian journal of community medicine: official publication of Indian Association of Preventive & Social Medicine, 37(3), 153.

Menezes Cooper, T. (2013). Domestic Violence and Pregnancy: A Literature Review. International Journal of Childbirth Education, 28(3), 30-33.

Nurrachmawati, A., Nurohma, N., Rini, P. M. (2012). Potret Kesehatan Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi Kasus di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kalimantan Timur). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 3(1), 24-37.

Setiawan, C. N., Bhima, S. K. L., & Dhanardhono, T. (2018). Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian kekerasan dalam rumah tangga dan pelaporan pada pihak kepolisian. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 7(1), 127-139.

Shorey, R. C., Febres, J., Brasfield, H., & Stuart, G. L. (2012). Male dating violence victimization and adjustment: The moderating role of coping. American journal of men's health, 6(3), 218-228.

St Vil, N. M., Sabri, B., Nwokolo, V., Alexander, K. A., & Campbell, J. C. (2017). A qualitative study of survival strategies used by low-income black women who experience intimate partner violence. Social work, 62(1), 63-71.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (2014). Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/40597/uu-no-23-tahun-2004.

Utami, P. N. (2016). Optimalisasi pemenuhan hak korban kekerasan terhadap perempuan melalui pusat pelayanan terpadu. Jurnal HAM, 7(1), 55-67.

Zakar, R., Zakar, M. Z., & Krämer, A. (2012). Voices of strength and struggle: Women’s coping strategies against spousal violence in Pakistan. Journal of interpersonal violence, 27(16), 3268-3298.

Zikra, Z. (2019). Chronotherapy for women victims of domestic violence. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 5(1), 20-23




DOI: http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v5i2.227

Article Metrics

Abstract view : 90 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License
Jurnal PPNI (P-ISSN: 2503-1376 ; E-ISSN: 2549-8576)